PUISI : Kisah Gadis Layu (Part III)

Hay sobatku semuanya. Kali ini saya akan melanjutkan kisah puisi kemarin. Bagi yang baru hadir, silahkan baca dulu puisi “Kisah Gadis Layu Part I dan Part II. Mohon LIKE+KOMENTAR+SHARE ya gan. thank’s 🙂

KISAH GADIS LAYU (Part III)
Oleh : Bekti Sarabanu

Kisah Gadis Layu (Part III)

Aku tulis kembali
Makian untuk si gadis layu
Yang masih mau mendengar
Dan berharap aku kembali

Si gadis layu
Kini seperti sang pungguk
Tak sadarkah dia di bawah hina?
Sungguh gadis bodoh

Makin pucat pasi wajahnya
Mengandung buah yang tak di ingini
Suci memang buahnya
Tapi sayang si gadis layu tak lagi suci

Kini merangkak dia berjalan
Pasangannya tak lagi peduli
Kehilangan!
Si gadis layu benar-benar kehilangan segalanya

Sementara buahnya mambesar
Pikirannya dengan pusing memutar
Kemana dia akan melangkah?
Segala malu telah di sandang

Berkali-kali gadis layu berpikir
Akankah akan terus melangkah ke arah yang tak pasti?
Sementara hari-hari kelam telah menanti
Apa yang akan kau lakukan hay gadis layu?

Waktumu telah habis untuk berpikir
Kini sayup-sayup kudengar
“Suara tangisan bayi yang membuatmu semakin merintih”

=> Bersambung ke ‘Kisah Gadis Layu (Part IV) …

Pembaca yang baik selalu meninggalkan LIKE and KOMENTAR. Jangan lupa tinggalkan jejak teman-teman semua di BUKU TAMU ya. Terimakasih telah berkunjung. 😀

Baca Juga :

Posted on 10 Februari 2014, in Puisi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: