PUISI : Sajak Diam

SAJAK DIAM
Oleh : Bekti Sarabanu

Sajak Diam

Diam
Hanya diam
Dan hanya diam
Dan memang hanya diam
Yah memang hanya bisa diam

Seribu bahasa pun tak mampu mengungkap rahasianya

Dan sekali lagi memang hanya bisa diam
Bukan maksud hati menyakiti dalam diam 
Arrrgh…Memang tak masuk akal.!
Tapi cukuplah saya yg berpusing dalam DIAM

Ssssst… Dengarkanlah
Perlahan aku mulai runtuh dalam DIAM

 

Pembaca yang baik selalu meninggalkan LIKE dan KOMENTAR. Silahkan tinggalkan jejak teman-teman semua pada BUKU TAMU. Terimakasih sudah mau berkunjung. 🙂

 

Baca juga :

Posted on 3 Mei 2014, in Puisi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. galau benget luh puisinya,,,,,,,,
    tpi iznul suka,, 🙂
    kurang banyak baitnya??

  2. Nggak pakai banget kox galaunya…hehehe
    Kalau kebanyakan ntar nggak muat 😛

  3. hahay,,,,,,
    iyaiya, tpi kurang muasin,, 😛

  4. hahay,,,
    iya sih,,, tpi bkin penasaran,, 😛

Silahkan tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: